Ia menambahkan, dari seluruh rangkaian Porseni tahun ini, semangat itulah yang menjadi benang merah setiap peserta, terlepas dari hasil akhir yang mereka raih.
"Ada yang mengejar kemenangan, ada yang menunjukkan kreativitas melalui seni, ada yang menang, dan ada pula yang harus menerima kekalahan,” katanya.
Namun, lanjutnya, semuanya memiliki satu kesamaan, yaitu telah memberikan yang terbaik. “Bagi saya, inilah makna Porseni yang sesungguhnya. Di PNM, kita tidak hanya bekerja bersama. Kita tumbuh bersama, berjuang bersama, dan merayakan keberhasilan bersama. Inilah semangat One PNM," ucapnya.
Skala penyelenggaraan tahun ini pun tidak main-main. Sebanyak 58 Cabang, Kantor Pusat, dan Perusahaan Anak PNM turut ambil bagian, menghadirkan ribuan atlet dan talenta yang berlaga baik secara langsung maupun daring dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia.
Mereka adalah insan PNM yang sehari-hari mendampingi nasabah dan menggerakkan ekonomi kerakyatan, namun begitu Porseni bergulir, berubah menjadi pejuang lapangan dan panggung yang membawa nama cabang masing-masing.