GANDA campuran Indonesia, Amri Syahnawi/ Nita Violina Marwah memastikan diri lolos ke babak semifinal BWF World Championships 2026. Dengan kepastian lanjut ke semifinal, maka Amri/Nita setidaknya sudah mengamankan medali perunggu di Kejuaraan Dunia tersebut.
Kepastian lanjut ke semifinal ini didapat setelah Amri/Nita tampil solid di babak perempatfinal yang digelar di Indira Gandhi Arena, New delhi, India, pada Jumat (21/8/2026). Mereka sukses menyingkirkan wakil Taiwan, Yang Po Hsuan/Hu Ling Fang, lewat pertarungan dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-9.
Jalannya pertandingan sejatinya tidak langsung berjalan mulus bagi wakil Indonesia tersebut. Pada awal gim pertama, Amri/Nita sempat mendapatkan tekanan hebat dari lawan hingga tertinggal cukup jauh dengan skor 1-8 akibat kehilangan banyak poin secara beruntun.
Namun, semangat juang tinggi yang ditunjukkan oleh Amri/Nita membuat mereka perlahan bangkit membalikkan keadaan. Kerja keras tersebut berbuah manis ketika mereka mampu berbalik unggul 18-15 sebelum akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan 21-18.
Memasuki gim kedua, permainan Amri/Nita menjadi jauh lebih dominan dan penuh rasa percaya diri. Pola serangan yang mereka terapkan sukses meredam perlawanan pasangan Taiwan, hingga mereka memimpin 10-6 dan terus melaju mulus mengakhiri laga dengan skor telak 21-9.
Keberhasilan menembus babak semifinal ini sekaligus memutus penantian panjang sektor ganda campuran Indonesia di Kejuaraan Dunia. Terakhir kali wakil ganda campuran Indonesia menyumbangkan medali adalah melalui pasangan legendaris Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir saat meraih emas di Glasgow pada tahun 2017 silam.
Sejarah panjang sektor ganda campuran Indonesia di era BWF World Championships sendiri sebenarnya diisi oleh nama-nama besar. Mulai dari Nova Widianto/Liliyana Natsir (emas 2005, 2007; perak 2009), Flandy Limpele/Vita Marissa (perunggu 2007), hingga Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (emas 2013, 2017; perunggu 2011, 2015), dan kini nama Amri/Nita siap menyusul jajaran elite tersebut.
Di babak semifinal yang akan dilangsungkan pada Sabtu 22 Agustus 2026, Amri/Nita sudah ditunggu lawan tangguh berupa unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping. Jika kalah, Amri/Nita dipastikan tetap membawa pulang medali perunggu, sementara kemenangan akan membuka peluang emas untuk merebut gelar juara.
Kendati demikian, rekor pertemuan sama sekali tidak memihak kepada pasangan Indonesia tersebut. Dari total empat bentrokan sebelumnya, Amri/Nita belum pernah sekalipun meraih kemenangan atas Feng/Huang, termasuk saat takluk dua gim langsung 10-21 dan 15-21 pada ajang BWF Asia Championships 2026 bulan April lalu.
(Rivan Nasri Rachman)