Saat ini, Morbidelli berada di peringkat ke-14 klasemen dan menjadi pembalap Ducati dengan posisi paling buncit. Kendati masa depannya di kelas utama mulai dipertanyakan, mantan runner-up juara dunia MotoGP 2020 ini menegaskan bahwa rumor transfer bukan penyebab penurunan performanya.
Morbidelli menyatakan sudah terbiasa hidup dengan tekanan sejak usia 7 tahun, termasuk tekanan saat memperebutkan gelar juara dunia. Baginya, masalah utama saat ini murni teknis, yaitu hilangnya daya cengkeram roda belakang, bukan masalah mental atau kepercayaan diri.
"Saya tidak takut pulang ke rumah jika memang saya sudah tidak layak di sini. Saya di sini bukan untuk sekadar memanaskan kursi dan menerima gaji. Saya di sini untuk tampil, untuk menang, untuk melakukan yang maksimal. Dan saat ini, hal itu tidak terjadi," imbuh Morbidelli.
(Rivan Nasri Rachman)