TUNGGAL putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, menyambut baik kehadiran Jonatan Christie di skuad Merah Putih untuk Piala Thomas 2026. Menurut Anthony Ginting, keberadaan Jonatan Christie bisa menjadi amunisi tambahan bagi tim bulu tangkis Indonesia.
Tim bulu tangkis Indonesia membawa empat tunggal putra dengan komposisi menarik. Selain Jonatan Christie dan Anthony Ginting Ginting yang berpengalaman, ada dua pemain muda yakni Alwi Farhan dan Moh. Zaki Ubaidillah.
Kehadiran Jonatan Christie terbilang menarik karena ia merupakan pemain nonpelatnas. Namun, di antara pemain tunggal putra lain, Jonatan Christie memiliki ranking tertinggi dengan bertengger di urutan kelima dalam ranking BWF.
Karena itu, Anthony Ginting menilai keberadaan pemain 28 tahun itu sangat berarti. Selain performa yang baik, ia menganggap Jonatan Christie bisa memberi motivasi lebih bagi skuad Indonesia di Piala Thomas 2026.
"Ya pasti jadi nilai plus juga buat kita tim Thomas. Maksudnya kan dengan ada kehadiran Jonatan bisa secara langsung dan enggak langsung memotivasi kita semua lah, masing-masing satu sama lain," ungkap Anthony Ginting saat ditemui media termasuk Okezone di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Kamis (16/4/2026).
"Karena kita lihat juga performa Jonatan stabil dari awal tahun sampai kemarin di BAC, bagus juga. Ya kalau saya pribadi, satu nilai plus lah ya buat kita tim Piala Thomas," tambah peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020.
Dalam skuad Piala Thomas Indonesia kali ini dihuni para pemain muda, terutama di tunggal putra. Alwi Farhan dan Ubed -sapaan akrab Moh. Zaki- pun diharapkan bisa memetik pengalaman dari Jonatan Christie di kompetisi beregu.
"Pengalaman dari Piala Thomas sebelumnya juga, semoga dengan ada Jonatan bisa membantu. Sekarang mayoritas, banyaknya yang umurnya beda lumayan jauh juga. Semoga bisa share-share pengalaman," ujar Anthony Ginting.
Pada skuad Piala Thomas 2026, Anthony Ginting menyandang status sebagai tunggal keempat Indonesia. Jonatan Christie sendiri menempati peringkat teratas disusul Alwi Farhan dan Ubed.
(Ramdani Bur)