KISAH ganda putra, Mohammad Ahsan dan Daniel Marthin, menarik diulas. Keduanya ternyata pernah jadi partner dadakan di Piala Thomas.
Kala itu, meski gagal meraih kemenangan, duet Ahsan/Daniel tuai pujian setinggi langit. Daniel sendiri punya kesan tersendiri usai diduetkan dengan seniornya, Ahsan.
Ahsan dan Daniel diketahui jadi talenta-talenta hebat yang dimiliki dunia bulu tangkis Indonesia di sektor ganda putra. Keduanya sudah berhasil merebut sederet gelar juara bergengsi dengan pasangan masing-masing.
Ahsan sendiri kala diduetkan dengan Hendra Setiawan sukses merebut banyak gelar bergengsi, di antaranya 3 kali juara dunia bulu tangkis. Sementara Daniel, duetnya dengan Leo Rolly Carnando berhasil menyabet gelar juara dunia junior, juara Asia junior, hingga juara Indonesia Masters 2 musim beruntun.
Tak heran, Ahsan dan Daniel turut diandalkan kala tim bulu tangkis putra Indonesia hendak bertanding di Piala Thomas 2020. Tak hanya mereka berdua, pasangan duet masing-masing kala itu juga turut dipanggil membela tim, yakni Hendra dan juga Leo.
Tetapi menariknya, pelatih ganda putra pelatnas PBSI kala itu, Herry Iman Pierngadi, sempat menurunkan duet dadakan Ahsan/Daniel. Momen itu terjadi saat Indonesia hadapi Taiwan di laga terakhir Grup A Piala Thomas 2020, Rabu 13 Oktober 2021.
Sayang, Ahsan/Daniel gagal menyumbang poin untuk Indonesia. Mereka harus menerima kekalahan dari Lu Ching Yao/Yang Po Han dengan skor 20-22, 21-17, dan 21-23.