Variasi serangan drop shot dan smash-smash silang yang dilancarkannya sangat menyulitkan Zhang. Hasilnya, pemain berusia 25 tahun itu terus memimpin di angka 11-5 dan kemudian memperlebar keunggulannya menjadi 14-5.
Jorji terus menekan Zhang hingga unggul 17-8. Namun, sang lawan tak menyerah begitu saja dan menunjukkan perlawanan yang luar biasa sampai akhirnya bisa memangkas ketertinggalannya menjadi 13-18.
Akan tetapi, Gregoria mampu bertahan dengan baik setelah itu. Serangannya pun kembali efektif menembus pertahanan Zhang. Hasilnya, dia berhasil mengamankan gim pertama dengan skor 21-14.
Pada gim kedua, Gregoria mendapatkan perlawanan ketat dari Zhang. Kedua pemain saling kejar mengejar angka sampai menginjak skor 6-6.
Setelah itu, barulah pemain kelahiran Wonogiri itu bisa mendominasi lagi. Serangan-serangannya sangat sulit dikembalikan oleh Zhang. Alhasil, dia memimpin dengan keunggulan 10-6.
Poin demi poin terus didapatkan Gregoria dengan mudah setelah itu. Pemain ranking delapan dunia itu pun terus menjauh dengan keunggulan 17-10 sampai akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 21-12 di gim kedua.
(Wikanto Arungbudoyo)