Rinov Rivaldy/Pitha Mentari Gugur di 32 Besar Indonesia Open 2024, Tontowi Ahmad: Pembelajaran Menuju Olimpiade

Bagas Abdiel, Jurnalis
Jum'at 07 Juni 2024 03:45 WIB
Tontowi Ahmad tidak menganggap tersingkirnya Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari sebagai hal yang patut dikhawatirkan (Foto: MPI/Bagas Abdiel)
Share :

JAKARTA - Tontowi Ahmad mengomentari hasil minor yang didapat Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari di ajang Indonesia Open 2024. Menurutnya, hal ini bukanlah masalah besar jelang Olimpiade Paris 2024.

Sebagaimana diketahui, Rinov/Pitha gagal melaju ke babak 16 besar Indonesia Open 2024 usai pulang lebih cepat di babak pertama. Mereka kandas dari wakil Taiwan, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang, dengan skor 16-21, 21-18, dan 17-21.

Kekalahan ini menimbulkan kekhawatiran mengingat Rinov/Pitha adalah pasangan ganda campuran yang akan bermain di Olimpiade Paris 2024. Namun, Tontowi selaku tim mentor ganda campuran mengaku hal ini bisa menjadi pembelajaran.

Malahan, Tontowi mencontohkan perjalanan dirinya dengan Liliyana Natsir yang menelan kekalahan beruntun di babak awal jelang Olimpiade Rio de Janiero 2016. Kala itu, mereka langsung kalah di babak kedua Indonesia Open 2016 dan babak pertama Australia Open 2016.

"Kalah menang itu sudah biasa. Jadi tergantung persiapan ke depannya. Kalau berkaca dari saya dan Ci Butet memang menjelang Olimpiade di Indonesia Open dan Australia Open sudah kalah dari babak-babak awal," ucap Tontowi kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia (MPI), Jumat (7/6/2024).

"Jadi sebenarnya ini tinggal pembelajaran saja. Ini buat pembelajaran menuju Olimpiade, maksudnya untuk mempersiapkan diri dari segi mental, fisik, teknik. Daripada sekarang juara di sini terus lengah di Olimpiade," tambah pria asal Jawa Tengah itu.

"Kan ini justru targetnya di Olimpiade. Jadi menurut saya hal-hal seperti ini wajar saja. Sekarang tinggal persiapan untuk Olimpiade karena kan tujuannya ke Olimpiade," lanjut Owi.

Meski begitu, Tontowi menyebut Rinov/Pitha sudah mengalami perubahan apik dari sisi performa, terutama dalam hal komunikasi. Peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu berharap mereka bisa melupakan hasil minor ini dan bangkit menuju Paris.

"Kalau saya lihat Rinov Pitha kemarin, dari segi komunikasi itu yang tadinya mungkin kurang (sekarang) sudah bagus. Permainannya tadi saya lihat juga sudah bagus. Cara mainnya saja memang harus sedikit dibenahi," imbuh Tontowi.

"Yang pasti harus bangkit dari kekalahan ini. Mereka harus mempersiapkan diri ke olimpiade. Daripada di sini menang, menang, dan menang tapi persiapannya malah kendor karena merasa dirinya enak main. Mending kayak saya dan ci Butet. Jadi kalau berkaca ke saya sih enggak ada masalah," tutupnya.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya