JAKARTA – Tim Ad Hoc PBSI terus memaksimalkan persiapan pemain jelang Olimpiade Paris 2024. Tak hanya dari analisa performa, mereka juga memperhatikan hal-hal pendukung lainnya seperti aspek kesehatan dan psikologis.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024, Fadil Imran, setelah menjalani rapat rutin dengan timnya di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, pada Rabu (9/5/2024). Selain itu, Fadil juga menegaskan bahwa timnya juga membaca bagaimana lawan mempelajari permainan para pemain Tim Merah-Putih setelah tampil di Piala Thomas-Uber 2024 pekan lalu.
“Ya intinya semua penanggungjawab bidang analisis performa, psikologi, fisik, kesehatan, gizi dan aspek-aspek hospitality lain saya minta rapotnya lah. Nah di situ diskusi kita melihat apa kekurangan-kekurangannya, dari situ kita bikin program-program untuk menutupi kekurangan-kekurangannya,” kata Fadil.
“Kita juga melihat seperti apa lawan membaca kita, seperti Gregoria (Mariska, tunggal putri) itu kemarin di final (Piala Uber), Chen Yu Fei ternyata sudah mempelajari. Sama seperti Jojo (Jonatan Christie, tunggal putra) walaupun menang terus ternyata pas lawan Li Shi Feng kemarin rubber set, berarti kan dia juga telah mempelajari Jojo,” tambahnya.
Lebih lanjut, Fadil mengatakan bahwa timnya juga terus melakukan inovasi-inovasi untuk mendukung persiapan para pemain Indonesia. Salah satunya dengan membuat suasana latihan seperti di arena pertandingan di Paris.
“Parameter-parameter dibidang teknik, fisik, psikologis dan kesehatan itu yang menurut saya ada skornya cuma saya enggak buka. Karena saya mencoba untuk mengkuantifikasi semua secara angka sehingga ketika kita bicara soal 'oh agilitynya bagus, bertambah' saya tanya ‘mana aspek-aspek agilitynya’. Endurancenya berkembang, mana (bukti angkanya)?’ ujar Fadil.
“Kalau alat pengukur endurance kita kurang, ya kita cari alatnya. Misalnya kalau di pilot itu kan ada simulator, nah kita sekarang sedang berusaha mencari ada enggak simulator seperti itu di bulutangkis. Ya seperti itu, inovasi-inovasi terus ada,” tambahnya.
“Situasi-situasi di Adidas Arena nanti seperti apa, kita desain supaya anak-anak familiar,” tuturnya.
Fadil mengungkapkan sejauh ini para pemain telah menunjukkan peningkatan performa. Namun, dia tak ingin mereka cepat puas karenap para lawan juga melakukan persiapan dengan matang.
“(Rapot para pemain) Meningkat, tapi kan kita belum puas dengan rapot itu dan harus terus dimaksimalkan karena lawan kan juga melakukan yang sama, itu yang terus kita tidak boleh lengah,” pungkasnya.
(Admiraldy Eka Saputra)