Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, juga mengunggah keluh kesahnya karena tidak disiapkan transportasi pulang pergi dari tempat latihan. Pasalnya, jarak antara tempat latihan dan hotel terbilang cukup jauh.
"Tidak ada transportasi untuk kembali ke hotel," tulis Lee Zii Jia pada Instagram Storiesnya.
Sayangnya, keluhan Lee Zii Jia justru mendapat tanggapan buruk dari Badminton Lovers Indonesia. Mereka menilai tunggal putra Malaysia itu terlalu berlebihan.
Namun nyatanya, ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, juga mengalami keterlambatan transportasi dari pihak BWF selama di Denmark. Bukan hanya sekali, keterlambatan bus sering terjadi selama tiga hari mereka berada di Denmark. Akibatnya, mereka juga harus menunda rencana latihan yang akhirnya berantakan.
Perlakuan buruk BWF kepada ganda putra Indonesia itu viral di media sosial. Akun Twitter @BadmintonLive1 mengunggah video Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sedang bermain ponsel menunggu bus BWF yang tidak kunjung datang.
(Reinaldy Darius)