Jelang Tampil di Badminton Asia Junior Championships 2023, Chiara Marvella Tak Miliki Target Khusus

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis
Jum'at 07 Juli 2023 00:03 WIB
Tunggal Putri Indonesia, Chiara Marvella. (Foto: Andhika Khoirul/MPI)
Share :

YOGYAKARTA – Jelang Badminton Asia Junior Championships (AJC) 2023, tunggal putri Indonesia, Chiara Marvella Handoyo, mengaku akan berusaha tampil semaksimal mungkin. Ia pun tak memiliki target khusus di turnamen tersebut, karena untuk saat ini fokusnya adalah bermain sebaik mungkin.

Soal hasil, Chiara menyebutkan semua itu kehendak Tuhan. Namun, meski tak memiliki target, Chiara menegaskan bahwa dirinya tentu akan tetap mengincar kemenangan.

“Kalau target mau berusaha maksimal dulu sih, kalau hasil serahkan ke Tuhan aja,” kata Chiara sambil tersenyum kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (7/7/2023).

AJC 2023 bisa dikatakan menjadi pengalaman pertama Chiara tampil di turnamen tersebut. Dia akan turun di nomor perorangan karena tak masuk dalam skuad Indonesia di nomor beregu.

Dengan begitu, pemain berusia 18 tahun tersebut bakal bermain pada 12-16 Juli 2023 mendatang di GOR Amongrogo, Yogyakarta. Sebab, nomor beregu dipertandingkan lebih awal pada 7-11 Juli.

Chiara menjadi salah satu andalan Tim Merah-Putih di nomor perorangan dari tujuh wakil Indonesia yang tampil di sektor tunggal putri. Pasalnya, belum lama ini dia baru saja menjadi runner up di turnamen level senior, yakni Lithuania International 2023.

Setelah mendapat bye di babak pertama nomor perorangan AJC 2023, Chiara berjumpa dengan wakil Uni Emirat Arab (UEA), Mysha Omer Khan, di babak 64 besar. Dia berpeluang bentrok dengan unggulan pertama asal Jepang yang merupakan juara dunia junior saat ini, Tomoka Mizayaki, di babak 32 besar.

Pemain jebolan PB Djarum itu pun menilai persaingan di AJC 2023 cukup ketat. Tak ada lawan yang bisa diremehkannya begitu saja.

“Lawannya sih berat semua ya. Di babak keduanya kemungkinan ketemu unggulan pertama dari Jepang yang juara WJC,” sambung pemain kelahiran 14 Juni 2005 itu.

“Ya yang pasti enggak gampang ya jadi mesti tahan di lapangannya. Mesti banyak variasi pukulannya juga,” tutup Chiara.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya