Sebagian mungkin mengira jika gelaran ajang satu ini hanya diselenggarakan di Jakarta saja. Pada kenyataanya Indonesia Open pernah diselenggarakan di beberapa kota lainnya, seperti Samarinda (1990), Bandung (1991), Semarang (1992), Yogyakarta (1994), Surakarta (1997), Denpasar (1999), Surabaya (2002), Batam (2003), sedangkan tahun 1993, 1998, 2000, 2001, 2004 hingga saat ini kejuaran berlangsung di Jakarta.
Atlet peraih juara gelaran ini sendiri pun terbanyak adalah atlet Indonesia. Sebut saja Ardy B Wiranata (1990, 1991, 1992, 1994, 1995 dan 1997) serta Taufik Hidayat (1999, 2000, 2002, 2003, 2004, 2006), yang keduanya sama-sama mengoleksi enam gelar juara.
Sementara itu, negara peraih gelar terbanyak di ajang ini adalah Indonesia sendiri dengan total 82 gelar sepanjang penyelenggaraan. Kemudian, disusul oleh China dengan 45 gelar, Korea Selatan 14 gelar dan Malaysia 11 gelar.
Yang mencengangkan, pada tahun 1983, 1996, 1997, dan 2001 Indonesia bahkan berhasil menyapu bersih seluruh gelar juara.Atas pencapaian tersebut Tanah Air kerap disebut sebagai Raja Asia Tenggara.
Sayangnya, Raja Asia Tenggara itu kini disandang oleh Thailand terutama untuk partai putri. Tentu saja itu semua lantaran mereka memiliki lapisan pemain yang luar biasa.
Kendati begitu, Indonesia harus tetap optimis dan terus memanfaatkan kesempatan yang ada. Penasaran dengan obrolan selengkapnya tentang kejuaraan satu ini? Kalian bisa dengerin Live Podcast Brolahraga Eps. 71 Spesial Indonesia Open Bareng Bung Daryadi “Indonesia Harus Tetap Optimis” besok 13 Juni 2023 pukul 11.00 WIB hanya di Audio+ bagian RCTI+. Jangan lupa juga untuk download aplikasi RCTI+ di App Store atau Google Play sekarang juga!
(Hakiki Tertiari )