“Logikanya, ada banyak faktor di dalam dan di luar lintasan. Dan di situlah kita semua harus mendayung ke arah yang sama,” imbuh pembalap berusia 30 tahun tersebut.
Marquez juga mengakui bahwa sempat ada dorongan untuk pensiun karena rasa frustrasi yang dihadirkan oleh rangkaian cedera. Namun demikian, kembali menunggangi motor setelah operasi membuatnya kembali senang.
“Rasanya seperti 'keluar, ayo cari sesuatu yang lain dalam hidup’,” sambung Marc Marquez.
“Tapi sekarang, di usia tiga puluhan saya merasa, saya tidak akan mengatakan ingin kembali muda, karena saya selalu muda, tapi bersemangat. Bersemangat dengan hidup, dengan segalanya. Saya senang,” pungkasnya.
(Reinaldy Darius)