Bukan Kepada Francesco Bagnaia, Tekanan Justru Ada di Fabio Quartararo Jelang MotoGP Valencia 2022

Rio Eristiawan, Jurnalis
Minggu 30 Oktober 2022 02:00 WIB
Fabio Quartararo disebut lebih terbebani ketimbang Francesco Bagnaia jelang MotoGP Valencia 2022 (Foto: Twitter/YamahaMotoGP)
Share :

BUKAN kepada Francesco Bagnaia, tekanan justru ada di Fabio Quartararo jelang MotoGP Valencia 2022. Hal ini disampaikan oleh direktur balap Ducati, Paolo Ciabatti.

Penentuan juara dunia MotoGP 2022 akan dilaksanakan di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu 6 November 2022 mendatang. Francesco Bagnaia pada saat ini unggul jauh dari Fabio Quartararo di klasemen sementara.

Saat ini, Pecco -sapaan akrab Francesco Bagnaia- sedang memimpin klasemen sementara MotoGP 2022 dengan 258 poin dari tujuh kemenangan dan 10 podium. Pembalap asal Italia itu unggul 23 poin dari Quartararo yang menempati posisi kedua.

Banyak pihak pun menilai Bagnaia memiliki tekanan besar untuk tampil di MotoGP Valencia 2022. Namun, Ciabatti memiliki pandangan lain mengenai pembalap yang mendapatkan tekanan lebih besar dibandingkan pembalapnya.

 BACA JUGA:Jelang MotoGP Valencia 2022, Loris Capirossi Beri Peringatan ke Francesco Bagnaia

Ciabatti mengatakan Quartararo adalah pembalap yang memiliki tekanan besar di MotoGP Valencia 2022. Menurutnya pembalap andalan Monster Energy Yamaha itu harus bisa mendapatkan kemenangan di balapan nanti.

"Tekanan ada di sana (MotoGP Valencia 2022), sebagaimana mestinya, tetapi saya pikir tekanan itu lebih besar berada di pundak Fabio (Quartararo) yang tahu bahwa tempat kedua akan tidak cukup untuk menjadi juara," kata Ciabatti dilansir dari motorcycle Sports, Sabtu (29/10/2022).

 

Ciabatti menjelaskan Quartararo diwajibkan mendapatkan kemenangan untuk bisa mempertahankan gelar juara, tetapi dengan syarat Bagnaia finis di luar posisi 10 besar. Ia pun melihat MotoGP Valencia 2022 sama seperti 2007, tetapi Ducati di posisi yang berbeda untuk saat ini.

"Fabio (Quartararo) akan diwajibkan untuk memenangkan perlombaan, tetapi Pecco harus mendapatkan hasil lebih buruk dari posisi ke-14 untuk memenangkan gelar. Kami mengalami situasi serupa, tetapi dengan peran terbalik pada 2017, ketika di Valencia (Andrea) Dovizioso harus menunggu balapan yang tidak menguntungkan dari (Marc) Marquez," tutupnya.

(Reinaldy Darius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya