Meski Honda Lakukan Perubahan Besar di MotoGP 2023, Marc Marquez Masih Kurang Puas

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis
Selasa 11 Oktober 2022 16:51 WIB
Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez. (Foto: MotoGP)
Share :

CERVERA – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez merasakan ada perubahan besar yang sudah dilakukan timnya di MotoGP 2023. Namun, ia merasa kurang puas karena hal itu belum cukup untuk dapat membuat Honda bisa menyaingi tim-tim pabrikan lain yang sudah meningkat pesat.

Seperti diketahui, Honda cukup terseok-seok pada musim lalu. Mereka finis di posisi keempat dalam klasemen konstruktor dengan torehan 214 poin dan mengoleksi tiga kemenangan dari empat podium, yang mayoritas didapatkan lewat The Baby Alien -julukan Marquez.

Sementara musim ini, dengan tiga balapan tersisa, tim yang berbasis di Aalst, Belgia, itu terdampar di dasar klasemen konstruktor dengan 124 poin saja yang dikumpulkan empat pembalap mereka. Pol Espargaro pun menjadi satu-satunya penyumbang podium yang didapat dalam balapan pembuka di Qatar.

Saking parahnya, Marquez yang absen dalam enam balapan musim ini, masih menjadi penyumbang poin terbanyak dengan torehan 84 poin dan duduk di peringkat 13. Sedangkan, Espargaro, dan dua pembalap LCR Honda, Alex Marquez dan Takaaki Nakagami, berurutan berada di posisi 16,17 dan 18.

Kendati demikian, sang juara MotoGP enam kali menilai bahwa sebenarnya Honda telah melakukan perubahan besar pada motor mereka di musim ini. Namun, jika dibandingkan dengan tim lain, mereka masih belum bisa bersaing.

“Honda membuat perubahan besar. Mereka bekerja sangat keras, tapi perubahan besar bukan berarti menuju ke arah yang lebih baik. Tapi dalam hal ini kami telah melakukan perubahan yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” kata Marquez Marquez dilansir dari Crash, selasa (11/10/2022).

“Motornya sudah lebih baik. Tetapi performa beberapa rival dari pabrikan lain, yang mengonfirmasi apakah perubahan itu cukup bagus atau tidak,” tambahnya.

“Dalam hal itu, perubahan itu tidak cukup karena ada dua atau tiga pabrikan yang ada di depan kami saat ini. Saya berbicara dalam bentuk jamak karena kami adalah tim dan, ketika kami menang, seluruh tim menang, dan ketika segala sesuatunya tidak berhasil, itu semua tentang tim juga,” lanjut Marquez.

Sebagai informasi, Ducati menjadi juara konstruktor MotoGP 2022, yang merupakan gelar ketiga berturut-turut yang mereka dapatkan. Sementara itu, posisi kedua saat ini ditempati Aprilia yang pada musim lalu berada di dasar klasemen, tetapi kini sudah mengemas satu kemenangan dari sembilan podium.

Hal itu jelas menunjukkan bahwa Aprilia jauih lebih baik dari Honda dari segi pengembangan motor musim ini. Oleh karena itu, tim berlogo sayap emas bakal berjuang keras untuk meningkatkan performa RC213V mereka agar bisa kembali bersaing di papan atas tahun depan.

“Honda bekerja keras untuk 2023 karena semuanya tidak berjalan dengan baik. Saya tahu saya belum berada di jalur yang benar, tapi itu bukan alasan,” ujar pembalap berusia 29 tahun itu.

“Beberapa pebalap yang kami miliki saat ini, Pol Espargaro dan Alex Marquez, adalah juara dunia dan saya pikir potensi semua pembalap Honda tidak berada di posisi mereka akhir-akhir ini,” imbuhnya.

Nonton semua seri balapan MotoGP 2022 kapan saja dan di mana saja live di Vision+, cek di sini. Download Vision+ sekarang di Google Play Store atau App Store.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya