Senada dengan Ferdiansyah, Mahardika mengakui Vietnam menjadi ancaman utama untuk Indonesia bisa meraih medali emas. Namun, ia menjelaskan Indonesia telah membuktikan kekuatan kepada tim tuan rumah untuk mengamankan emas.
“Betul, Vietnam memang kuat. Tapi di sini kami membuktikan bahwa kami jauh lebih kuat dari Vietnam,” ujar Mahendra.
Sementara keberhasilan Indonesia bisa mendapatkan emas tak lepas dari persiapan yang telah dilakukan sejak tahun lalu. Meski telah melakukan persiapan sejak tahun lalu, tetapi Denri mengaku Vietnam menjadi ancaman karena berstatus sebagai tim tuan rumah.
“Persiapannya sudah dari tahun lalu karena SEA Games kan juga dilaksanakan tahun lalu. Meski ditunda ke 2022, kami tetap latihan dengan keras. Sejujurnya sulit bisa mengalahkan Vietnam karena mereka berstatus tuan rumah,” jelasnya.
Sejauh ini, Tim Rowing Indonesia telah mengumpulkan empat medali emas dan dua medali perak. Sementara itu, rowing masih membuka peluang untuk menambah perolehan emas pada, Sabtu 14 Mei 2022.
(Rivan Nasri Rachman)