Hasil ini tentu saja sangat positif bagi mereka. Sebab, Fajar/Rian memang sempat meraih hasil minor di dua turnamen sebelumnya. Dengan keberhasilannya ini, pasangan peringkat sembilan dunia itu seolah melempar sinyal kebangkitan mereka.
Pasalnya, performa mereka yang menurun sempat menjadi sorotan. Pada Jerman Open 2022, langkah Fajar/Rian harus terhenti di babak 16 besar karena kalah dari pasangan China, He Ji Ting/Zhou Hao.
Sementara di All England, mereka langsung gugur di babak pertama dari kompatriot sekaligus juniornya, yaitu Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Tak hanya itu saja, Fajri saat ini harus bekerja lebih ekstra jika tak ingin tertinggal oleh para juniornya.
Pasalnya, saat ini, performa pemain di sektor ganda putra Indonesia sedang sangat apik. Salah satu contohnya adalah Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri yang sukses menyabet gelar All England 2022 pada penampilan debutnya.
(Djanti Virantika)