COVENTRY – Cal Crutchlow menjalani debut yang buruk saat membela Yamaha di MotoGP Inggris 2021 yang digelar pada akhir pekan lalu. Pembalap asli Coventry itu mengakui bahwa hasil itu adalah kesalahannya.
Crutchlow menggantikan Franco Morbidelli yang cedera di tim satelit Yamaha (Petronas SRT )pada dua seri di Austria. Akan tetapi, keputusan mendadak tim pabrikan untuk berpisah lebih awal dengan Maverick Vinales, membuatnya sebagai pembalap penguji ditarik ke tim pabrikan asal Jepang itu (Monster Energy Yamaha).
Dalam debut yang dilakukan di depan publiknya sendiri, Crutchlow sebenarnya cukup senang dengan kecepatan motornya, tapi dia kurang puas karena hanya finis di urutan 17. Menurutnya, itu adalah salahnya sendiri karena memulai balapan dari posisi 19 sehingga berat untuk mendongkrak posisinya ke urutan tengah.
Baca juga: Manajer Tim Repsol Honda Puas dengan Performa Pol Espargaro di MotoGP Inggris 2021
“Secara keseluruhan saya cukup senang. Kecepatan saya baik-baik saja. Tapi mereka (pembalap lain) punya pengalaman dan mereka melaju lebih cepat sekarang. Dan saya seharusnya tidak memulai di belakang grid, yang merupakan kesalahan saya sendiri,” kata Crutchlow dilansir dari Crash, Selasa (31/8/2021).
Baca juga: Aleix Espargaro Persembahkan Podium Pertama Aprilia untuk Mendiang Fausto Gresini
Menariknya, pada balapan kemarin Cructhlow mencatatkan waktu lebih cepat dari lap terakhirnya saat naik ke podium di Silverstone pada 2016. Namun, dia menerima kenyataan bahwa dia kalah dari pembalap lain karena kualitas motor yang sudah merata di MotoGP.
Buktinya, posisi enam teratas akhir pekan lalu ditempati oleh enam motor pabrikan yang berbeda dan itu adalah pertama kalinya dalam sejarah kelas MotoGP.