SPIELBERG – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, mengaku tak pernah meminta saran dari Valentino Rossi soal balapan, termasuk di MotoGP. Hal ini dilakukannya, meski hubungannya dengan Rossi terjalin dengan sangat akrab dan bahkan Bagnaia menjadi salah satu jebolan sukses dari VR46 Riders Academy.
Bagnaia memang menjadi salah satu murid Rossi di sekolah balap yang didirikan, yakni VR46 Riders Academy. Dari ilmu yang didapatnya di sana, karier manis pun bisa diukir pembalap berjuluk Pecco itu.
Kini, Bagnaia bahkan sudah mentas di kelas yang sama dengan Rossi, yakni MotoGP. Pecco -sapaan akrab Bagnaia- kini membela tim pabrikan Ducati. Dengan begitu, dia telah turut bersaing dengan Rossi di MotoGP dalam beberapa musim terakhir.
Sukses menjadi pembalap di MotoGP, Bagnaia ternyata mengaku tak pernah berbicara soal balapan dengan Valentino Rossi. Pembicaraan yang dilakukan lebih banyak membahas soal kehidupan di luar balapan.
"Dia selalu memberi saya saran, tapi sejujurnya saya tidak berbicara dengannya tentang balapan, dia hanya bertanya tentang pilihan ban," kata Bagnaia, dilansir dari Tutto Motori Web, Minggu (15/8/2021).
Lebih lanjut, Bagnaia pun menjelaskan alasannya tak meminta saran. Dia mengaku sulit untuk mendengar nasihat dari orang lain untuk memenangkan balapan.
BACA JUGA: Start Ke-18 di MotoGP Austria 2021, Valentino Rossi Salahkan Motor
Alih-alih mendengarkan pandangan orang lain, Bagnaia merasa hanya perlu bertindak secara langsung dengan melaju lebih cepat dari pembalap lain dan bukan memikiran apa yang dikatakan orang lain.
“Saya percaya bahwa kemenangan harus melampaui saran itu sendiri. Karena saat Anda berlari, Anda tidak memikirkan apa yang dikatakan orang lain kepada Anda, tetapi Anda hanya harus melaju lebih cepat dari lawan. Sulit untuk menasihati seseorang bagaimana cara menang,” jelas pemuda berusia 24 tahun itu.