TOKYO - Upacara penutupan Olimpiade Tokyo 2020 dibuka dengan parade para atlet. Upacara penutupan itu diselenggarakan di Olympic Stadium, Tokyo, Jepang pada Minggu (8/8/2021) malam WIB.
Para atlet dari 205 negara peserta masuk dan mengelilingi panggung tengah. Dipimpin oleh bendera Jepang selaku tuan rumah dan Yunani selaku negara pendiri olimpiade.
Tak seperti di upacara pembukaan ketika setiap negara dipanggil satu per satu, parade bendera kali ini langsung masuk ke tengah lapangan. Setiap negara diwakilkan satu pembawa bendera.
Setelah itu, perbedaan lain terlihat lagi. Bila dalam upacara pembukaan para atlet ditentukan harus bergabung bersama negaranya, kini mereka dibebaskan membaur dan memilih tempat di lapangan. Ini sesuai dengan tema olimpiade adalah Unity in Diversity.
BACA JUGA: Petinju Muslim Inggris Galal Yafai: Dari Buruh Pabrik Jadi Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020
Para atlet pun terlihat senang dengan sesekali bergaya di depan kamera yang menyorot mereka. Tak ketinggalan, mereka juga memanfaatkan momen itu untuk berswafoto.
Sebelumnya, telah berlangsung pengibaran bendera Jepang yang telah dibawa secara perlahan oleh empat atlet, seorang penyandang disabilitas, dan seorang profesional kesehatan. Setelah itu, pengibaran diiringi lagu kebangsaan Jepang.
Acara penutupan ini bermakna terima kasih kepada seluruh dunia yang telah mendukung olimpiade di tengah pandemi Covid-19. Terpantau perwakilan negara peserta kompak menggunakan masker di tengah kebersamaan.
Upacara penutupan Olimpiade Tokyo 2020 ini dihadiri oleh Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, beserta pemimpin dari beberapa negara peserta. Sejauh ini, upacara penutupan berlangsung khidmat. Semua elemen membaur menjadi satu di upacara penutupan Olimpiade Tokyo 2020.
(Ramdani Bur)