Karena itu, Rio hanya mendapatkan total nilai 5.83 di ombak kedua. Sedangkan, Kanoa mendapatkan skor yang unggul tipis dari peselancar asal Bali tersebut, yakni 6.00.
Jika ditotal, Rio kalah dua angka lebih sedikit dari Kanoa. Karena itu, ia gagal memenangkan pertandingan karena kalah secara head to head dari Kanoa yang memiliki nilai lebih baik.
Hasilnya, Rio Waida kalah secara head to head dan gagal di babak 16 besar selancar putra Olimpiade Tokyo 2020. Hal tersebut tentu patut diapresiasi mengingat perjuangan Rio menuju Olimpiade tidak mudah.
(Rachmat Fahzry)