Hashimoto juga mengatakan panitia tidak akan memiliki pengganti Hiroshi Sasaki yang mengundurkan diri bulan lalu sebagai direktur utama yang bertanggung jawab atas upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade Tokyo.
Pengunduran diri Sasaki terjadi setelah laporan bahwa dia telah mengusulkan komedian perempuan Naomi Watanabe berpakaian seperti babi dalam upacara pembukaan Olimpiade.
"Sebagian besar (perencanaan) telah dilakukan dan kami sedang dalam tahap menyempurnakannya. Kami akan menyempurnakan semuanya di bawah tim saat ini," kata Hashimoto.
Pemerintah Jepang telah meminta prefektur Osaka, Miyagi dan Hyogo agar mengambil tindakan COVID-19 yang lebih ketat dari 5 April hingga 5 Mei berdasarkan revisi Undang-Undang yang berlaku Februari.
Dengan penetapan tersebut, langkah-langkah yang lebih ketat terhadap virus corona akan diterapkan di Osaka dan lima kota sasaran lainnya.
Kirab obor Olimpiade dijadwalkan akan melibatkan sekitar 10.000 pembawa obor yang melakukan perjalanan melalui 47 prefektur di Jepang.
Untuk langkah pencegahan penyebaran virus corona, penyelenggara telah mengimbau penonton di pinggir jalan agar mengenakan masker dan menahan diri untuk tidak bersorak, serta mendorong agar menonton secara online di rumah.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)