Lebih lanjut, pembalap berusia 26 tahun itu mengungkit nilai yang lebih luhur dibandingkan persaingan di lintasan, yakni persahabatan serta saling mengasihi. Baginya, sisi kemanusiaan jauh lebih berharga ketimbang persaingan.
“Memang, saya akan tetap membalap dengannya seperti biasa. Tidak ada yang akan berubah,” urai Franco Morbidelli.
“Tentu saja, kami berjuang untuk sesuatu yang besar, tetapi harus ingat bahwa tidak ada yang lebih besar dari pertemanan, cinta, dan hal-hal semacamnya,” tukas pembalap berdarah Brasil tersebut.
Patut dinanti bagaimana kelanjutan rivalitas internal antara Valentino Rossi dengan Franco Morbidelli. Semoga saja panasnya persaingan tidak sampai membuat hubungan persahabatan yang selama ini terjalin, retak lalu rusak.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)