Buruknya hasil yang ditorehkan Honda tercermin dari klasemen akhir MotoGP 2020. Di kategori pembalap, posisi tertinggi diraih Takaaki Nakagami yang mengoleksi 116 angka. Itu pun, sang pembalap asal Jepang hanya duduk di peringkat 10.
Jika melongok pada klasemen konstruktor, hasil yang ditorehkan jauh lebih menyedihkan. Honda tercecer di peringkat lima dengan nilai 144. Pabrikan asal Jepang itu hanya unggul dari Aprilia dan kalah telak dibandingkan pesaingnya seperti Ducati dan Yamaha.
Yang lebih miris, Honda harus mengakui keunggulan Suzuki yang menjadi juara dunia kategori konstruktor. Padahal, pabrikan berkelir biru itu baru kembali ke MotoGP pada 2016. Mereka juga kalah telak dari pabrikan baru seperti KTM yang mulai turun di kelas premier pada 2017.
Wajar apabila kemudian HRC memancang target tinggi pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Hasil buruk yang ditorehkan pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 patut dijadikan pelajaran demi meraih yang terbaik.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)