Meski Hampir Dibuat Mati, Morbidelli Tetap Mau Berteman dengan Zarco

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Sabtu 22 Agustus 2020 13:18 WIB
Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli. (Foto: Twitter/sepangsacing)
Share :

SPIELBERG – Kecelakaan horor yang menipma pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli di MotoGP Austria 2020 tampaknya masih belum hilang dari ingatan rider asal Italia itu. Sebab nyawanya hampir saja hilang akibat terlibat insiden dengan Johann Zarco (Reale Avintia Ducati).

Morbidelli pun terlihat sangat kesal usai insiden maut itu berakhir. Beruntung tak ada pembalap yang mengalami cedera parah dan siap untuk beraksi kembali di balapan MotoGP Styria 2020, yang mana akan berlangsung pada Minggu 23 Agustus 2020 malam WIB.

Meski selamat, Morbidelli tetap merasa kesal. Karena itulah Morbidelli meminta kepada pihak Federasi Balap Motor Internasional (FIM) untuk memberikan sanksi seberat-beratnya kepada Zarco.

Baca Juga: Dinyatakan Bersalah, Zarco Dihukum FIM atas Insiden Horor di Austria

Alhasil, Setelah menjalani sidang, Dewan Komisaris FIM pun akhirnya mengeluarkan keputusan. Dalam keputusan itu, Zarco pun dinyatakan bersalah sehingga mendapat hukuman yang berlaku pada balapan akhir pekan ini yang bertajuk MotoGP Styria 2020, di mana pembalap asal Prancis itu harus memulai race dari pitlane.

Morbidelli yang mendengar Zarco akhirnya dihukum pun merasa puas. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan berarti hubungannya dengan Zarco hancur atau menjadi tidak baik.

Morbidelli memastikan bahwa hubungannya dengan Zarco baik-baik saja dan mereka tetap berteman sampai saat ini. Bagi rider asal Italia tersebut, insiden itu sudah berlalu dan ia sudah menutup rapat-rapat serta tak mau lagi membahas hal tersebut.

Lagipula Morbidelli dan Zarco ternyata sudah berteman sejak kecil. Jadi, ia tak mau kejadian maut di Sirkuit Red Bull Ring pada pekan lalu membuat hubungan dirinya dan Zarco tak lagi baik. Kini, Morbidelli hanya ingin fokus mempersiapkan diri untuk balapan pada akhir pekan ini.

“Kecelakaan itu sudah saya lupakan. Dari saat saya memberikan pendapat saya tentang kecelakaan itu, bab saya tentang masalah sudah ditutup. Saya tidak perlu dan tidak ingin melakukan balas dendam atau apa pun pada Johann (Zarco), seperti yang dipikirkan beberapa orang,” kata Morbidelli, dikutip dari Crash, Sabtu (22/8/2020).

“Saya tidak punya apa-apa selain persahabatan dengan Johann. Saya sudah mengenalnya sejak kami masih kecil, kami biasa balapan sepeda bersama. Jadi, saya tidak memiliki rasa sakit hati terhadapnya. Saya hanya memberikan pikiran tentang kecelakaan itu dan pikiran saya bahwa dia bisa dihukum karena dia melakukan kesalahan,” lanjut anak didik Valentino Rossi itu.

“Saya harus mengatakan bahwa saya tidak memiliki apa-apa selain persahabatan untuk Johann dan untuk saya setelah saya memberikan pendapat tentang kecelakaan itu, bab ini ditutup dan saya terus melakukan pekerjaan saya. Apa lagi kalau bukan balapan sebaik mungkin dan melakukan apa yang saya sukai,” tutupnya.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya