MADRID – Johann Zarco memiliki target cukup tinggi di MotoGP 2020. Pembalap berpaspor Prancis itu ingin finis di posisi 10 besar. Hal itu hanya bisa diwujudkan jika Zarco tampil apik sejal awal musim ini. Balapan perdana akan dilangsungkan di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu 19 Juli 2020.
Pada musim 2020, Johann Zarco akan berlaga bersama Reale Avintia, untuk membangkitkan kariernya yang rusak. Zarco membela KTM Red Bull pada musim lalu, tetapi performa pembalap berpaspor Prancis itu tidak sesuai ekspektasi.
Performa yang tidak meningkat membuat Zarco akhirnya berpisah dengan KTM di pertengahan musim. Saat masa depan Zarco tidak jelas, datang tawaran dari LCR Honda untuk menggantikan Takaaki Nakagami yang cedera. Tawaran itu diterima dengan tangan terbuka, sehingga Zarco pun bisa mengakhiri musim lalu di atas lintasan balap.
BACA JUGA: Zarco Anggap Logis Keputusan Ducati Promosikan Miller untuk MotoGP 2021
Penampilan dengan LCR membuka pintu lain untuk masa depan Zarco, yakni bergabung ke Avintia. Zarco menerima kontrak selama satu tahun. Meski durasi kontraknya singkat tetapi Zarco menerima itu karena setidaknya ia tetap berlaga di balapan motor terelite.