“Saya merasa turnamen ini (AS Terbuka 2020) hanya akan terasa seperti pertandingan latihan, jika tanpa kehadiran penonton. Itu akan menjadi ingatan buruk di tahun-tahun mendatang,” jelas Cilic, seperti disadur dari Eurosport, Selasa (26/5/2020).
“Musim tenis sedikit berbeda dari sepakbola atau basket. Mereka punya akhir musim dan musim berikutnya tergantung pada musim ini. Sementara untuk tenis, jika kita mulai pada Desember atau Januari nantinya jadwal tidak berubah terlalu banyak,” lanjut petenis berusia 31 tahun itu.
“Saya percaya bahwa tidak akan ada turnamen tanpa penggemar. Pada dasarnya seluruh tur bergerak dari sponsor dan orang-orang yang datang ke turnamen. Sponsor menginvestasikan uangnya karena orang-orang datang untuk menonton tenis dan melihat para pemain,” tutupnya.
(Ramdani Bur)