BOLOGNA – Manajer Balap Ducati, Paolo Ciabatti, mengaku sangat terbantu dengan keputusan tim yang tidak terlalu memikirkan formasi pembalap untuk 2021 nanti. Kondisi ini membuat mereka bisa lebih fokus memperbaiki segala hal pada performa motor.
Namun, Ciabatti mengungkapkan bukan faktor tersebut yang membuatnya senang dengen keputusan ini. Pria asal Italia itu merasa beruntung belum menentukan pembalap tim pabrikan untuk MotoGP 2021 dan 2022, mengingat adanya krisis finansial akibat pandemi virus corona.
"Fakta bahwa kami belum memberikan kontrak untuk 2021, saya rasa merupakan situasi yang positif, mengingat kontrak yang ditandatangani pada Desember-Januari lalu bakal terlalu mahal nilainya,” jelas Ciabatti, melansir dari laman Sky Sports, Jumat (24/4/2020).
BACA JUGA: Petrucci Masih Ingin Bersama Ducati di MotoGP 2021
"Menurut sudut pandang kami, kami tidak terburu-buru. Memang benar lima pebalap yang terikat kontrak langsung dengan kami sungguh menakjubkan, dan kami akan melakukan diskusi dengan mereka. Tapi kami harus paham berapa panjang sumber dana kami yang tersedia," lanjutnya.
Ducati sendiri sejatinya sempat diisukan bakal mendatangkan pembalap muda untuk formasi mereka pada 2021 nanti. Nama Fabio Quartararo dan Maverick Vinales sempat dikaitkan dengan pabrikan asal Italia tersenbut.
Namun, Yamaha yang mengetahui rencana tersebut langsung bergerak cepat dengan menawarkan kontrak baru untuk Quartararo dan Vinales. Keduanya bahkan bakal berada satu tim untuk MotoGP 2021 mendatang.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)