Agostini Komentari Gelaran MotoGP 2020 yang Mundur Akibat Virus Corona

Djanti Virantika, Jurnalis
Senin 23 Maret 2020 14:47 WIB
Para pembalap MotoGP. (Foto: Laman resmi MotoGP)
Share :

BERGAMO – Legenda balap MotoGP, Giacomo Agostini, membicarakan soal mundurnya start MotoGP 2020 sebagai imbas dari merebaknya virus corona. Menurutnya, kondisi ini menjadi pukulan bagi dirinya dan banyak orang lain yang mencintai kompetisi tersebut.

Penyelenggaraan MotoGP 2020 memang dipastikan tak bisa berlangsung sesuai jadwal akibat merebaknya virus corona di sejumlah negara. Tercatat, empat seri awal musim ini terkena imbas dari hal tersebut.

Balapan seri perdana yang digelar di Sirkuit Losail, Qatar, pada awal bulan ini telah dipstikan batal. Selanjutnya, tiga seri berikutnya pun harus mengalami penundaan. Seri tersebut ialah Thailand, Amerika Serikat, dan Argentina.

BACA JUGA: Virus Corona Merebak di Italia, Agostini: Ini Mengerikan

Agostini yang begitu mencintai dunia MotoGP pun terpukul mengetahui kondisi tersebut. Sebab, juara dunia 15 kali itu begitu menantikan aksi para pembalap setiap pekannya di ajang MotoGP.

"Bagi saya, yang menyukai olahraga ini, itu adalah pukulan. Kegembiraan yang diberikan oleh balapan kepada saya hari ini, meski hanya menonton mereka pada Minggu untuk melihat siapa yang menang, siapa yang terbaik. Saya sangat merindukan semua ini,” ujar Agostini, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Senin (23/3/2020).

“Tetapi, kita harus menyadari bahwa itu adalah kemalangan yang tidak dapat dibayangkan. Saya tidak pernah berpikir bahwa, mengingat tingkat kedokteran dan teknologi, virus dapat membuat kita bertekuk lutut. Kita akan mengalahkannya, tetapi untuk sekarang kita hanya melihat orang mati, hanya ada kesedihan besar setiap hari,” lanjutnya.

“Kita akan keluar darinya, tetapi masih akan lama. Bahkan untuk Grand Prix, acara-acara olahraga, kita tidak dapat berpikir untuk menyatukan puluhan ribu orang karena seluruh dunia sedang dalam krisis, bukan hanya Italia. Ini adalah masalah besar. Bahkan, ketika infeksi mulai turun, masih akan ada orang sakit, jadi kita harus menunggu tidak hanya sampai penularan berhenti, tetapi semua orang disembuhkan,” tutup Agostini.

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya