DOHA – Pembalap Aprilia Gresini, Aleix Espargaro, marah-marah karena MotoGP Qatar 2020 dibatalkan. Sebab, dirinya tidak mengetahui apa-apa soal pembatalan tersebut hingga mendarat di Bandara Internasional Hammad, Doha, Qatar.
Keputusan soal pembatalan MotoGP Qatar 2020 baru keluar pada Senin 2 Maret dini hari WIB atau Minggu 1 Maret malam waktu Spanyol. Sementara itu, Aleix Espargaro sudah berada dalam pesawat bersama keluarga kecilnya menuju Qatar.
Baca juga: Meregalli Kecewa Sekaligus Bersyukur MotoGP Qatar 2020 Dibatalkan
“Selama bertahun-tahun, saya selalu tidak sabar menantikan musim dimulai. Motivasi saya berlipat ganda, lebih dari biasanya. Tidak ada cara yang lebih untuk membuka musim selain datang bersama keluarga,” tulis Aleix Espargaro dalam unggahannya di Instagram.
Tentu saja, pembalap bernomor motor 41 tahun itu tidak tahu menahu kabar pembatalan MotoGP Qatar 2020 karena masih berada di dalam pesawat. Kabar buruk tersebut baru diketahui ketika dirinya mendarat di Doha. Ia kecewa karena belum lama ada pernyataan resmi balapan akan digelar.
“Mereka mengirim pernyataan resmi 48 jam lalu yang mengatakan segalanya sempurna. Saya kecewa kepada Manajemen GP Qatar. Segalanya tidak bisa berubah lebih buruk lagi,” tukas Aleix Espargaro, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Selasa (3/3/2020).
Rencana pria berusia 30 tahun itu untuk membalap sudah batal dan dirinya tidak bisa pulang ke Andorra. Alhasil, Aleix Espargaro memutuskan tinggal di Qatar untuk sementara waktu dan berlibur bersama keluarga sembari mendukung penyelenggaraan balapan kelas Moto2 dan Moto3 di Losail.
(Ramdani Bur)