BOLOGNA – Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci, mengaku lebih percaya diri menatap gelaran MotoGP 2020. Sebab, ia merasa sudah lebih memahami diri serta ajang balap MotoGP secara keseluruhan.
Petrucci mengatakan bahwa perjalanannya di musim perdana mentas bersama tim utama Ducati pada musim lalu tak berjalan begitu mulus. Meski berhasil mengantongi beberapa hasil manis, seperti kemenangan perdananya di kelas MotoGP, beberapa masalah tetap ditemui oleh pembalap berjuluk Petrux tersebut.
BACA JUGA: Cerita Petrucci soal Duet yang Berjalan Harmonis dengan Dovizioso
Masalah itu tampak di paruh kedua musim MotoGP 2019. Petrucci mulai kesulitan mempertahankan tren positifnya. Hasil yang kurang manis pun harus terus diraih. Bahkan, ia sempat tercecer ke posisi ke-12 saat menjalani balapan di Grand Prix Aragon.
Tetapi, masalah-masalah tersebut tak lagi membuatnya khawatir. Sebab, ia sudah memahami cara mengatasi masalah tersebut. Kondisi inilah yang akhirnya membuat Petrucci bisa lebih percaya diri menatap setiap perlombaan pada musim depan.
"Tahun ini, saya lebih tahu bagaimana harus bereaksi ketika ada kesulitan, melihat ke depan dan lebih percaya kepada diri saya sendiri, mengetahui bahwa bahkan jika saya berjuang, saya memiliki kekuatan untuk menyelesaikan masalah,” ujar Petrucci, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Kamis (30/1/2020).
"Saya berdiri di podium tiga kali. Sampai ke Sachsenring, saya seolah-olah juga bisa menjadi lawan Marquez. Saya punya pengalaman lebih banyak dari setahun lalu. Sangat sulit untuk bereaksi dengan benar ketika Anda dalam kesulitan. Jauh lebih mudah jika semuanya berjalan baik. Saya sekarang tahu bagaimana saya bereaksi terhadap masalah pada tahun sebelumnya. Saya sering kehilangan kesabaran,” tukasnya.
(Ramdani Bur)