BOLOGNA – Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci, mengaku sejak awal MotoGP 2019 dimulai dirinya memang tak mengincar gelar juara dunia dari kompetisi tersebut. Petrucci saat itu hanya ingin meraih hasil terbaik dengan setidaknya finis di peringkat lima besar pada klasemen akhir MotoGP 2019.
Walau memang pada akhirnya tujuannya itu tak berhasil tercapai lantaran ia nyatanya finis di peringkat keenam pada klasemen akhir, namun Petrucci tetap merasa puas. Sebab MotoGP 2019 adalah musim perdananya membela tim pabrikan Ducati. Petrucci merasa tahun pertamanya itu sebagai masa transisi dari tim satelit ke tim utama.
Baca Juga: Petrucci Akui Sedikit Tertekan dengan Statusnya sebagai Pembalap Tim Pabrikan
Jadi, Petrucci merasa cukup heran dengan banyak yang menilai dirinya gagal meraih hasil terbaik di MotoGP 2019. Padahal dirinya saja awal tak mengincar posisi pertama atau tiga besar ketika di akhir musim. Hal tersebut karena Petrucci sadar dirinya membutuhkan sedikit waktu untuk beradaptasi dan para pembalap dari tim lain pun sangatlah kuat.
“Di awal musim tak ada satu pun pihak yang meminta saya untuk mengincar gelar juara duni MotoGP. Pada saat itu saya hanya mau berjuang untuk setidaknya berada di posisi lima besar ketika kompetisi berakhir,” kata Petrucci, seperti diwartakan Speedweak, Selasa (31/12/2019).
“Saya tidak tahu berapa banyak dari Anda di awal musim kemarin yang berpikir saya memiliki peluang untuk memenangkan kompetisi (MotoGP) atau mampu finis di peringkat tiga besar pada klasemen akhirnya,” pungkas pembalap asal Italia itu.
Di MotoGP 2020, Petrucci masih akan membela tim pabrikan Ducati. Tentu, hasil lebih baik coba diraih Petrux -sapaan akrab Petrucci- demi mendapatkan perpanjangan kontrak dari manajemen Ducati. Sekadar informasi, kontrak Petrucci bersama Ducati akan berakhir di pengujung MotoGP 2020.
(Fetra Hariandja)