Surat resmi pengajuan sebagai tuan rumah dari Presiden Jokowi bahkan sudah disampaikan ke markas IOC di Lausanne, Swiss, pada Februari 2019. Karena itu, Raja Sapta Oktohari ingin segala persiapan digenjot mengingat 2032 bukan waktu yang lama.
“Kami sudah diberi tugas dan amanah. Presiden langsung bersurat IOC untuk mau jadi tuan rumah Olimpiade 2032. Kami dapat feedback positif. Presiden sudah sampaikan jemput sebanyak-banyaknya event internasional,” tutur Raja Sapta Oktohari di Kantor KOI, Minggu (23/12/2019).
Pemilihan tuan rumah Olimpiade 2032 sendiri baru akan dilangsungkan pada rentang 2021-2025. Indonesia mendapat saingan berat dari Australia yang mengajukan Brisbane sebagai tuan rumah. Apalagi, Negeri Kanguru sudah berpengalaman menggelar ajang sebesar Olimpiade tepatnya pada 2000 di Sydney.
(Fetra Hariandja)