“Kemarin saya mengalahkan pemain unggulan, jadi saya mikir kalau hari ini (saat melawan Shaqeem) saya punya kesempatan. Tapi, hal itu (juga) membuat saya merasa agak tegang. Lawan hari ini cukup bagus, dia banyak main no lob, enggak mau angkat bola,” tutur Yonathan, dikutip dari laman resmi PBSI, Sabtu (12/10/2019).
Kini, Yonathan jelas mengemban tugas yang amat sulit lantaran menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putra Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2019. Ia pun dipastikan bakal melawan perwakilan Thailand, yakni Kunlavut Vitidsarn (Thailand), yang merupakan unggulan pertama di kompetisi tersebut. Semifinal itu sendiri berlangsung pada Sabtu (12/10/2019).
(Djanti Virantika)