BASEL – Ganda Putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, memiliki catatan apik setelah keluar sebagai juara dunia pada tahun ini. Sebab untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir, mereka tampil menjadi ganda putra yang menjuarai All England dan merebut titel juara dunia pada tahun yang sama.
Sebelum Ahsan/Hendra merebut gelar juara dunia 2019 pada akhir pekan lalu, keduanya telah mengoleksi gelar bergengsi lainnya pada awal tahun. Gelar tersebut adalah All England yang dianggap sebagai turnamen prestisius dan ajang tertua di dunia bulu tangkis.
Terakhir, catatan apik ini dibuat pasangan China yang juga melegenda yakni Cai Yun/Fu Haifeng. Prestasi tersebut dibuat Cai/Fu pada 2009 kala penampilan mereka tengah memuncak di usia yang sangat produktif.
Baca juga Ahsan/Hendra Sebut Gelar Juara Dunia 2019 Lebih Spesial ketimbang Sebelumnya
Tetapi berbeda dengan Cai/Fu, Ahsan/Hendra menjuarai dua turnamen bergengsi tersebut dalam kondisi yang tak muda lagi alias usia veteran. Namun begitu, Ahsan/Hendra mengaku tak memiliki resep khusus hingga mampu meraih titel All England dan Juara Dunia tersebut dalam usia yang senja.