“Maverick sangat kuat di sepanjang pekan balapan dan kami memulai lomba dengan level kepercayaan diri yang sama seperti di Barcelona. Melihatnya bertarung di depan, posisi yang seharusnya ditempati, dengan sangat meyakinkan rasanya fantastis,” tutur Massimo Meregalli, mengutip dari laman resmi Monster Energy Yamaha, Senin (1/7/2019).
“Kemenangan itu merupakan penghargaan penting atas kerja keras Maverick, timnya, dan Yamaha. Kemenangan juga berarti penebusan atas kesialan yang kami alami di Catalunya,” sambung pria berkebangsaan Italia tersebut.
Maverick Vinales sendiri tak mampu menyembunyikan kegembiraannya usai melintasi garis finis terdepan. Maklum saja, pembalap berusia 24 tahun itu terakhir kali menang 10 seri lalu, yakni MotoGP Australia pada medio Oktober 2018.
(Fetra Hariandja)