“Kami memang ada keinginan dan kami arahkan ke para atlet satu demi satu poin, ayo berani ngadu dulu, ngelawan dulu.Tidak usah lihat (kondisi) di atas kertas, atau head to head, semua bisa terjadi di lapangan kok, semangat dan berjuang dulu di lapangan," jelas Susy, menyadur dari laman resmi PBSI, Sabtu (25/5/2019).
"Pada saat briefing ke semua tim, kami memang bilang kalau di tim harus kompak. Yang tidak main, bantu tim untuk support temannya yang sedang main, kami bantu dengan yel-yel. Jadi tadi di partai penentuan, Praveen/Melati merasa tidak sendirian. Tidak lupa, tadi kami juga mengingatkan mereka untuk jangan kendor, takut juga kan kalau lagi posisi seperti itu kalau lengah," tukasnya.
(Fetra Hariandja)