Hal itu membuat Herry memberi pesan kepada anak asuhnya untuk tidak menganggap enteng lawan. Apalagi pada pertandingan beregu kondisi mental para pemain sangatlah berpengaruh.
“Evaluasi dari Piala Sudirman 2017, sebelum pertandingan selesai, apapun bisa terjadi, kita jangan anggap enteng lawan, namanya juga pertandingan. Apalagi ini pertandingan beregu, kalau di perorangan menang-menang terus, di beregu belum tentu,” ungkap Herry, mengutip dari laman resmi PBSI, Selasa (21/5/2019).
“Kevin/Marcus pernah dua kali kalah di pertandingan beregu. Pertama di Piala Sudirman 2017, lalu di Piala Thomas 2018. Ini kan jadi bahan evaluasi, saya rasa mental mereka cukup baik dengan adanya dua pengalaman tersebut. Perkembangannya sudah jauh lebih baik, terutama dari segi mental bertanding,” pungkasnya.
(Bagas Abdiel)