“Hasilnya memang kurang bagus, tapi ada satu kemajuan, 'pecah telor' kalau bahasa saya, untuk Fajar/Rian di delapan besar Malaysia Open 2019. Mereka bisa mengalahkan Kevin/Marcus, saya sebagai pelatih senang, karena ada kemajuan buat Fajar/Rian, karena skor pertemuan terakhir 3-0 untuk keunggulan Kevin/Marcus,” ungkap Herry, seperti dilansir dari laman resmi PBSI, Jumat (19/4/2019).
“Fajar/Rian bisa melewati sosok yang merupakan hambatan buat mereka. Tapi di satu sisi lagi, setelah delapan besar itu, habis-habisan mereka. Waktu di semifinal, melawan Kamura/Sonoda, Fajar/Rian bisa dibilang mereka sudah habis. Maksudnya yang habis itu ketahanan fokusnya, konsennya, tahan emosinya, karena saat mengalahkan Minions (julukan Kevin/Marcus) itu mereka belajar dari tiga kekalahan sebelumnya,” tukasnya
(Fetra Hariandja)