BERLIN – Mantan pembalap Formula One (F1), Nico Rosberg, mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap Ferrari. Ia menilai Ferrari terlalu jahat kepada pembalapnya, yakni Charles Leclerc, karena sudah bersikap tidak adil semenjak musim F1 2019 berlangsung.
Meski Rosberg tahu sejak awal Leclerc memang bakal menjadi pembalap kedua di Ferrari lantaran tim asal Italia itu lebih mementingkan Sebastian Vettel, namun ia merasa apa yang dilakukan tim tersebut sangatlah kejam. Pasalnya Leclerc benar-benar seperti tak dianggap ketika balapan berlangsung bila dibandingkan dengan Vettel.
Baca Juga: Hamilton Pertanyakan Performa Ferrari di F1 GP China 2019
Kekesalan Rosberg itu sebenarnya bermula dari seringnya Ferrari melakukan team order kepada Leclerc untuk tak membalap Vettel ketika berada di lintasan. Tercatat pembalap asal Monako itu sudah merasakan tiga kali team order dari Ferrari untuk tak menyalip atau harus mengalah terhadap Vettel.
Pertama terjadi di seri GP Australia, di mana Leclerc tak diizinkan menyerang Vettel. Lalu kedua saat di GP Bahrain, namun kala itu Leclerc mengabaikan perintah Ferrari dan berhasil berada di depan Vettel. Kemudian yang terakhir saat di GP China, Leclerc diperintahkan untuk membiarkan Vettel melewatinya agar pembalap andalan Ferrari tersebut berada di depan.
Perbuatan Ferrari itulah yang membuat Rosberg geram. Ia menilai apa yang dilakukan Ferrari sangatlah kejam dan tak adil. Padahal ia merasa Vettel tak lebih cepat dari Leclerc. Jadi bila Leclerc diberikan kebebasan, maka Rosberg yakin pembalap muda Ferrari itu bisa tampil maksimal di setiap balapannya.