“Kami kalah tekanan, power mereka benar-benar kencang. Jadi, kami tertekan terus, susah keluar dari tekanan,” terang Fajar Alfian, dilansir dari laman resmi PBSI, Sabtu (6/4/2019).
“Drive-drive kami agak naik karena tekanan mereka sangat kencang sekali. Jadi kami pengembaliannya banyak bola naik. Kalau kemarin kami tenaganya masih segar, terus untuk adu drive juga masih bisa membanting-banting,” timpal Muhammad Rian Ardianto.
Setelah gugur di Malaysia Open 2019, Fajar/Rian langsung mengalihkan fokus ke turnamen Singapura Open pekan depan. Fajar berharap penampilannya dengan Rian akan lebih baik di Negeri Singa.
(Fetra Hariandja)