Tontowi mengaku semua terjadi karena ada keragu-raguan dalam permainan yang ia tunjukkan dengan pasangannya. Kondisi ini telah mengacaukan permainan mereka. Tontowi pun memastikan hal ini bakal menjadi pembelajaran berharga untuknya dan Winny agar ke depannya tak terulang kesalahan yang sama.
“Untuk pertama, di atas kertas sebenarnya kami bisa menang. Di awal juga sudah betul mainnya. Tapi, malah kami jadi tegang sendiri, jadi ragu-ragu sendiri, malah jadi kacau mainnya. Sebenarnya, lawannya biasa saja, mungkin karena terlalu yakin, malah jadi ragu-ragu buat pukulannya. Ini yang harus jadi pelajaran buat kami ke depannya,” jelas Tontowi, sebagaimana dikutip dari laman resmi PBSI, Sabtu (6/4/2019).
“Tadi juga pelajaran buat kami, kalau sudah unggul jangan lengah. Tadi, ada satu dua poin kami yang lengah, akhirnya tertekan malah tidak bisa mengatasi. Di sisi lain, juga tadi game kedua mereka mengubah permainan, kami enggak bisa mengatasinya. Ini jadi evaluasi buat kami juga sebagai pasangan baru, kalau lawan mengubah pola permainan kami harus siap,” tukasnya.
(Djanti Virantika)