CASOLE d’ELSA – Tim satelit Ducati, Pramac Racing, resmi merekrut Francesco Bagnaia untuk menjadi pembalapnya pada 2019. Bagnaia akan menggantikan posisi Danilo Petrucci yang kontraknya habis pada akhir musim ini.
Sebagaimana dikutip dari laman resmi Pramac Ducati, Kamis (22/2/2018), Bagnaia telah menandatangani kontrak bersama Ducati saat menjalani tes di Valencia yang digelar pada akhir musim MotoGP 2017. Pembalap asal Italia ini menandatangani kontrak berdurasi dua tahun bersama Pramac Ducati hingga musim 2020.
Dengan begitu, Bagnaia akan menghabiskan musim 2018 untuk tampil di ajang Moto2 bersama SKY Racing Team VR46. Pembalap berusia 21 tahun itu pun bertekad memberikan penampilan terbaiknya di ajang Moto2 agar menjadi modal untuk tampil di ajang balap motor kasta tertinggi, MotoGP.
BACA JUGA: Ciabatti Imbau Petrucci Cari Tim Pabrikan Lainnya di MotoGP Musim 2018
Bagnaia sendiri memulai debutnya di kejuaraan dunia Moto3 pada musim 2013. Pada musim 2014, ia bergabung ke SKY Racing Team VR46 dan mencetak hasil terbaiknya dengan menempati posisi keempat di Le Mans di Prancis.
Setelah podium pertamanya di Grand Prix Prancis 2015, Bagnaia menjadi salah satu pembalap protagonis di Moto3 2016. Ia meraih dua kemenangan dan empat podium yang membuatnya finis di urutan keempat dalam klasemen kejuaraan.
Pada 2017, pembalap yang akrab disapa Pecco itu pindah ke Moto2 dengan bergabung ke SKY Racing Team VR46. Bagnaia memiliki musim yang hebat pada musim lalu. Ia meraih empat podium, di mana dua di antaranya menempati posisi kedua.
Dengan torehan apik itu, Bagnaia pun finis di urutan kelima pada klasemen akhir pembalap Moto2 2017. Tak hanya itu, pembalap yang lahir di Turin itu juga menyandang gelar Rookie of the Year di ajang Moto2 musim lalu.
BACA JUGA: Francesco Bagnaia Siap Gabung Pramac Ducati pada MotoGP 2019?
Melihat hasil apik tersebut, Ducati pun akhirnya memutuskan untuk merekrut Bagnaia untuk menjadi pembalapnya di ajang MotoGP. Torehan yang apik pun diharapkan bisa ditunjukkan Bagnaia saat menjalani musim perdananya di ajang balap motor kasta tertinggi tersebut.
(Ramdani Bur)