JAKARTA - Pasangan ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta, lolos ke perempatfinal Indonesia Masters 2018. Pada babak 16 besar, Della/Rizki menang atas unggulan pertama asal China, Chen Qingchen/Jia Yifan dengan skor 21-15 dan 21-11 dalam waktu 33 menit di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (25/1/2018).
Della/Rizki langsung memeragakan permainan menyerang dan terus menurunkan bola. Della/Rizki sempat mendapatkan perlawanan ketat dari Qingchen/Yifan. Namun, pasangan Pelatnas Cipayung itu merebut set pertama dengan kedudukan 21-15.
Di set kedua, laju perolehan angka Della/Rizki tak terbendung. Kedua pasangan terlibat reli-reli panjang hingga akhirnya Della/Rizki menutup set kedua dengan keunggulan 21-11.
BACA JUGA: Tontowi/Liliyana Tak Kesulitan Tembus 8 Besar Indonesia Masters 2018
Usai pertandingan, Della/Rizki mengungkapkan kesuksesan mereka menembus babak 8 besar Indonesia Masters 2018. Della menyampaikan dirinya dan Rizki berupaya tampil konsisten dan terus bertekad meraih kemenangan atas Qingchen/Yifan.
(Foto: Heru Haryono/Okezone)
Della mengatakan ia bersama rekannya melihat rekaman video pertandingan saat menghadapi Qingchen/Yifan di Denmark Open 2017. Saat itu, Della/Rizki menang dengan rubber game, 21-23, 21-18, dan 21-10.
"Kami berusaha tampil konsisten dan kami mau menang. Kami lihat rekaman video pertandingan sebelumnya," ujar Della, dalam sesi konferensi pers, Kamis (25/1/2018).
BACA JUGA: Della/Rizki Singkirkan Juara Dunia 2017 di Babak Kedua Indonesia Masters 2018
Sementara itu, Rizki menuturkan dirinya dan Della mengantisipasi pukulan Qingchen/Yifan. Ia pun tak memikirkan hasil akhir dan lebih fokus di setiap poinnya.
"Bola pertama dari Chen dan Yifan, kami harus pegang. Kami harus kuat-kuatan dan konsisten. Saya dan Della tidak pikirkan hasil akhir, tapi fokus tiap poin," kata Rizki.
Selanjutnya di babak 8 besar Indonesia Masters 2018, Della/Rizki akan menghadapi unggulan lima asal Korea Selatan, Lee Sho Hee/Shin Seung Chan. Kedua pasangan akan bertanding pada Jumat 26 Januari 2018.