Disebutkan oleh Galbusera bahwa Rossi tak mampu mendapatkan feeling yang bagus dengan motor balap Yamaha 2017. Galbusera tak ingin menampik bahwa motor balap Yamaha 2016 lebih mudah dikendarai ketimbang keluaran 2017.
“Itu merupakan musim yang sangat mengerikan. Di 2016 Valentino memiliki feeling yang bagus dengan motornya, tapi kami menghancurkan ban belakang ketika menyisakan lima atau enam lap lagi. Untuk 2017 Yamaha memodifikasi motor untuk menghemat ban,” ungkap Galbusera, menukil dari Motorsport Magazine, Rabu (3/1/2018).
“Pada beberapa lintasan itu bagus, namun Valentino kehilangan feeling yang dibutuhkannya, jadi dia tidak bisa pergi ke sudut dengan cepat dan tetap menjaga jalurnya. Pada data, Anda tidak bisa melihat ini dengan baik, namun itu jelas dari penjelasan si pembalap. Motor 2016 lebih mudah dikendarai, dengan feedback yang lebih baik dari bannya, jadi dia bisa lebih memacunya, namun kami terlalu boros menggunakan ban belakang,” pungkas Galbusera.
(Fetra Hariandja)