Jalani Latihan Intensif, Pebulu Tangkis Putri Asal Klaten Raih Gelar Juara di Malang

Antara, Jurnalis
Senin 02 Oktober 2017 02:16 WIB
Bulu Tangkis (Foto: Ilustrasi)
Share :

JAKARTA – Kemenangan yang diraih Evelin Gracia Parapat dari Champion Klaten pada kategori tunggal putri kelompok usia U-11 Sirnas-Milo Badminton Competition Malang bukanlah hal yang mudah.

Siswa kelas V SDN 2 Tlobong Klaten ini harus menjalani latihan intensif selama dua bulan sebelum mengikuti kompetisi di Malang.

"Meskipun ini merupakan pengalaman pertama saya mengikuti SIRNAS Badminton Competition, namun saya tetap percaya diri dalam menghadapi peserta dari klub-klub lain yang sudah lebih berpengalaman. Semoga kemenangan yang saya raih ini dapat menjadi langkah awal untuk meraih cita-cita menjadi juara dunia,” kata Evelin yang berhasil mengalahkan rekan satu klubnya, Louisa Jovanka Sandi Wina Oei straight game 21-13, 21-12.

Jan Peter, pelatih Champion Klaten dalam keterangannya Minggu mengungkapkan, “Meskipun fisik Evelin kecil, namun dia cukup lincah dan agresif dalam mengembalikan pukulan lawan. Berkat kemauan yang keras dan semangat pantang menyerah, akhirnya Evelin dapat menjadi juara di SIRNAS Badminton Competition ini. Saya yakin kemenangan pertama Evelin di Malang iniakan semakin memotivasinya untuk lebih giat lagi berlatih sehingga dapat terus meraih prestasi di bidang olahraga bulu tangkis.”

Sementara pada pertandingan tunggal putra kelompok usia U-13, Alwi Farhan dari Exist Jakarta berhasil mengalahkan rekan satu klubnya Denis Farell Satria Pradana dengan straight game 21-16, 21-13.

“Saya bersyukur dapat meraih juara satu di SIRNAS Badminton Competition Malang. Saya akan terus melatih pola permainan dan kekuatan fisik agar dapat terus berprestasi dan meraih poin sebanyak-banyaknya sehingga nantinya dapat masuk ke Pelatnas,” ungkap Alwi yang sebelumnya telah menjadi juara dua di SIRNAS Badminton Competition Banten dan juara satu di SIRNAS Badminton Competition Pontianak.

Pertandingan babak final SIRNAS Badminton Competition Malang hari ini juga menghadirkan coaching clinic yang dimentori oleh legenda bulu tangkis Indonesia peraih medali emas Olimpiade Sidney tahun 2000, Candra Wijaya, yang berbagi tentang teknik dasar bermain bulu tangkis seperti teknik dropshot, smash, netting dan latihan kelincahan kepada lebih dari 100 anak usia Sekolah Dasar di GOR Ken Arok Malang.

“Usaha untuk mencari regenerasi bulu tangkis memang harus dimulai sejak usia dini. Saya melihat antuasisme anak-anak di kota Malang untuk mengikuti coaching clinic sangat besar. Terlihat dari keseriusan setiap peserta untuk mendengarkan arahan yang saya berikan. Semoga program-program yang dihadirkan oleh Nestlé bisa semakin memotivasi dan menginspirasi anak-anak untuk meraih prestasi pada bidang olahraga bulu tangkis,” ungkap Candra Wijaya.

Pada kesempatan yang sama, Nestlé juga menghadirkan Kelas Nutrisi pada SIRNAS Badminton Competition Malang bersama Ricky Soebagdja dan nutrisionis Lia Fitria, Amd.Keb. Kelas Nutrisi yang diikuti lebih dari 200 ibu ini, mengambil tema tentang Gizi Seimbang Untuk Anak Aktif Berprestasi.

Karimah yang menjadi salah satu peserta Kelas Nutrisi mengungkapkan, “Melalui kelas nutrisi hari ini, saya jadi mengetahui bahwa kecukupan gizi anak usia sekolah itu tergantung pada usia, berat badan serta aktivitas fisik yang dilakukannya. Kini, saya yakin dengan memberikan makanan dengan gizi yang seimbang dan tepat dapat semakin mendukung kegiatan anak saya yang memiliki aktivitas fisik yang cukup padat dengan kegiatan di sekolah dan ekstrakurikulernya.”

(Leonardus Selwyn)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya