Tunggal Putra Juara Korea Open 2017, Ini Latihan yang Diterapkan PBSI

Hendry Kurniawan, Jurnalis
Rabu 27 September 2017 14:14 WIB
Anthony Sinisuka Ginting (Foto: Laman PBSI)
Share :

JAKARTA – Salah satu cara memperbaiki kualitas diri adalah dengan mempelajari kesalahan yang dibuat sebelumnya. Ya, cara seperti itulah yang diterapkan pelatih tunggal putra Indonesia, Hendry Saputra, dalam menggembleng anak-anak asuhannya.

Pada pertandingan-pertandingan sebelumnya, para pemain tunggal putra Indonesia kerap kali tumbang di babak-babak awal dan kurang mampu menunjukkan permainan kompetitif. Dilatarbelakangi hal tersebut, Hendry pun menelusuri apa yang salah dengan anak-anak didiknya.

(Baca juga: Jonatan Christie dan Anthony Ginting Tunjukkan Tajinya, Pelatih: Saya Tak Pernah Ragukan Kualitas Teknik Mereka)

Hendry pun mendapati bahwa salah satu penyebab tidak kompetitifnya para pemain tunggal putra Indonesia karena lemahnya ketahanan fisik yang dimiliki. Maka dari itu, sebelum berlaga di ajang Korea Open 2017, Hendry memfokuskan latihan untuk meningkatkan ketahanan fisik para pemainnya.

Hasilnya tak percuma, pada kejuaraan tersebut, dua tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, menembus partai puncak, sehingga terciptalah all Indonesian Final. Menurut Hendry, saat ini anak-anak asuhannya telah memiliki ketahanan fisik yang lebih baik, sehingga dapat bersaing dengan pemain dari negara lain. Selain hal itu, teknik yang dimiliki para pemain Indonesia pun kini lebih bervariasi.

“Hasil evaluasi dari beberapa pertandingan sebelumnya, salah satu penyebab kekalahan adalah soal fisik. Kami telusuri lagi, bagaimana ketahanan, endurance mereka? Kami sudah pelajari itu dan dari Beep Test hasilnya di angka 14-15, ini sudah termasuk bagus. Bahkan Ihsan (Maulana Mustofa) bisa sampai lebih dari 15,” ucap Hendry, seperti dilansir laman resmi PBSI, Rabu (27/9/2017).

“Dari segi teknik pun sudah oke. Misalnya dari permainan di depan net, dulu tidak ada variasinya. Kalau dari belakang, baseline, yang dulu tidak loncat, tidak bisa gunakan serangan, sekarang ada variasinya dan ada serangannya. Contohnya seperti itu,” tandas Hendry.

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya