JAKARTA – Penampilan impresif ditunjukkan dua pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, yakni Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, kala berlaga dalam gelaran Korea Open 2017. Bertanding tanpa status unggulan, kedua wakil Indonesia itu mampu memberikan lebih dari ekspektasi.
Bagaimana tidak, dalam gelaran Korea Open 2017, Jonatan dan Anthony menciptakan all Indonesian Final. Hal tersebut tentu mengejutkan, mengingat prestasi tunggal putra Indonesia mengalami kemerosotan dalam beberapa tahun terakhir.
(Baca juga: Tunggal Putra Indonesia Gemilang di Korea Open 2017, sang Pelatih Beberkan Kunci Sukses)
Bahkan dalam gelaran tersebut, Anthony yang kala itu nangkring di peringkat 24 dunia, mampu menumbangkan tunggal putra Korea Selatan, Son Wan Ho, yang menduduki posisi pertama di semifinal. Kegemilangan Anthony itu pun berlanjut kala dirinya mengalahkan Jonatan di partai puncak.
Pelatih Tunggal Putra Indonesia, Hendry Saputra, menjelaskan saat ini kekuatan di antara para pemain semakin merata. Sekarang ini, diakui Hendry, peringkat tidak lagi menjamin seorang pemain akan mampu mengalahkan lawannya.