SEOUL – Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriani Rahayu, tampil mengejutkan di babak kedua Korea Open Super Series 2017 yang berlangsung di SK Handball Stadium, Kamis 14 September 2017. Keduanya mengandaskan unggulan tujuh asal Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota dengan skor 14-21, 21-17 dan 21-13.
Greysia yang berperan sebagai pemain senior, ternyata memberi dampak yang baik bagi Apriani kala menghadapi lawan-lawan berat di level super series. Termasuk menundukkan Yuki/Sayaka yang merupakan peraih medali perak di Kejuaraan Dunia 2017 itu.
Namun tak ingin kalah, Greysia yang lebih banyak memiliki pengalaman mencoba untuk bangkit dari kekalahan saat set pertama. Ia pun mengajak partnernya yang lebih muda 10 tahun itu untuk tidak kalah dan mudah menyerah.
Baca juga Tumbangkan Wakil Jepang, Greysia/Apriyani Melenggang ke Perempatfinal Korea Open Superseries 2017
“Dari sebelum-sebelumnya kami belajar dari kekalahan kami dan penampilan yang kurang konsisten. Jadi pas di sini kami mau coba menerapkan hal tersebut. Secara kemampuan dan kualitas kami sama levelnya dengan lawan,” ungkap Greysia, mengutip dari laman resmi PBSI, Jumat (15/9/2017).
“Saya juga selalu mengingatkan Apri kalau kualitas kami sama. Mentalnya harus lebih stabil dan enggak down sendiri. Yang penting lebih ke pikiran yang positif saja, kalau teknik kan bisa terus dilatih seiring berjalannya waktu,” lanjutnya.
Pada babak perempatfinal, lawan Greysia/Apriani akan menjadi lebih berat lagi. Keduanya akan bertemu unggulan satu yang juga peraih emas Olimpiade 2016 yakni Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi dari Jepang.
(Fetra Hariandja)