RIO HONDO – Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin ujar-ujar itu pantas disematkan kepada rider Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo. X-Fuera –julukan Lorenzo– yang mengalami nasib sial dengan terjatuh di GP Argentina 2017, justru dimarahi rider Tim Avintia Ducati, Loris Baz.
Pembalap berpaspor Prancis itu menilai gara-gara Lorenzo jatuh, ia jadi gagal menyodok ke barisan terdepan. Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo itu, Lorenzo yang memulai race dari posisi 16 sebenarnya tampil brilian di tikungan pertama dengan melewati beberapa pembalap.
Namun di tikungan kedua, Lorenzo mengalami nasib apes setelah ban depan motornya menabrak bagian belakang kuda besi Andrea Iannone (Suzuki Ecstar). Saat itu juga Lorenzo terpental dari sang kuda besi dan hampir tertabrak Baz.
Baz yang sigap langsung menghindar ke pinggir lintasan. Namun, aksi penghindaran itu membuat Baz gagal menyodok ke barisan depan. Alhasil, Baz yang start dari tangga sembilan harus melorot ke posisi yang lebih buruk. Pada akhirnya Baz finis di posisi 11 dan hanya mendapat lima poin tambahan.
“Saya kecewa (gara-gara menghindari Lorenzo yang terjatuh), sebab saya pikir memiliki peluang luar biasa pada balapan itu. Peluang saya sirna karena menghindari Lorenzo yang terjatuh. Saat itu saya menghindar ke pinggir lintasan dan kehilangan banyak waktu,” kata Baz mengutip dari Speedweek, Selasa (11/4/2017).
(Ramdani Bur)