Marcus Gideon/Kevin Sanjaya. (Foto: Badminton Indonesia)
JAKARTA - Pasangan ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, mengaku kesulitan menghadapi lawan di semifinal ketimbang di partai final All England 2017. Saat itu mereka dengan susah payah harus menaklukkan pasangan Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding.
Pada pertandingan semifinal, Marcus/Kevin mengalami kesulitan ketika mereka harus menaklukkan Petersen/Kolding dengan skor 19-21, 21-13 dan 21-17. Sementara pada partai final, Marcus/Kevin menang atas Li Junhui/Liu Yuchen dengan skor 21-19 dan 21-14.
"Semifinal lawan lebuh sulit, dari awal kami sudah tertekan, tapi saya bisa ambil pelajaran untuk tetap tenang," ungkap Marcus, Selasa (14/3/2017).
"Semifinal sangat berat, saya selalu mencoba bertahan dan tidak mau menyerah," tambah Kevin.
Meski begitu, berkat perjuangan keras di semifinal mereka berhasil melaju ke final. Hingga di partai terakhir, kerja keras mereka akhirnya bisa terbayarkan dengan menjuarai All England 2017.
(Fetra Hariandja)